9 Langkah Kaloka dalam menciptakan sebuah LOGO

9 Langkah Kaloka dalam menciptakan sebuah LOGO

Meskipun setiap proyek berbeda dalam brief yang diberikan, namun dalam proses perancangannya cenderung sama. Kami selalu mencoba memahami kebutuhan klien melalui pertanyaan dan penelitian, menciptakan dan mengembangkan konsep, sampai membahas dan memperluas desain ke semua bentuk yang mungkin dibutuhkan klien.

Proses dari awal sampai akhir bisa dirangkum dalam beberapa tahap berikut :

1. Kami berikan pertanyaan untuk materi logo

Langkah pertama dalam setiap proyek desain kami adalah dengan membuat ringkasan materi desain.
Untuk memahami klien dan kebutuhan mereka, kami harus mengajukan pertanyaan dan mengembangkan pemahaman yang jelas tentang bisnis mereka, industri mereka dan masalah yang mereka hadapi.

Beberapa data yang sering kami tanyakan adalah :

– Apa bisnis / produk anda ? Masalah apa yang anda bantu untuk pelanggan? Produk atau layanan apa yang membedakan Anda dari pesaing Anda?.

– Siapa pelanggan ideal Anda, Apa pesan utama yang ingin Anda sampaikan kepada pelanggan Anda?.

– Apakah saat ini logo anda belum berpengaruh terhadap brand anda? pilih tiga link dari Brands / Logo yang Anda sukai . mengapa anda suka itu? (gunakan kata sifat atau ungkapan pendek), tampilan dan nuansa seperti apa yang anda harapkan.

2. Tahap riset dan mencari konsep

Kami akan melihat kedalam bisnis klien (kecuali jika itu adalah startup baru) dan mencoba mencari dimana posisi mereka saat ini dalam hal branding, agar mampu memberikan solusi terbaik. Seringkali, klien mungkin tidak tahu ‘mengapa’ brand mereka sulit bersaing, kami akan melihat pesaing mereka dan apa yang mereka lakukan.

Untuk proses perancangan Brand Identity yang lebih komprehensif, kami akan mempelajari lebih dalam terkait Merek. Ini membutuhkan banyak waktu, jadi paket desain logo dengan harga lebih rendah cenderung melompati bagian ini. Jika memungkinkan, kami akan menggali lebih dalam tentang Brand Identity, stationery dan website kalau ada.

3. Sketsa logo dan Brainstorming

Setiap desain logo kami mulai dengan sketsa, coretan atau ilustrasi yang dibuat dengan cermat dengan sesi brainstorming yang kasar, biasanya bersifat visual. Melalui referensi yang dikumpulkan sejak awal, atau bisa juga bantuan dari klien yang telah mengirimkan gambar untuk tampilan atau nuansa yang ingin mereka tuangkan dalam desain logo. Sulit untuk menggambarkan ‘tema’ atau warna dalam kata-kata, jadi kami merekomendasikan klien mengirimkan beberapa inspirasi visual jika mereka bisa.

4. Konsep
Pada tahap ini desain akan dituangkan dalam bentuk visual di komputer, sekaligus untuk penyempurnaan sketsa. Sebelum warna diterapkan pada desain apapun, logo harus dibuat dalam warna monoton dan hitam. Desain logo yang bagus harus memiliki kemampuan untuk tampil bagus dalam format apapun, dan dalam output apapun.

Dengan memiliki beberapa gambaran kasar yang dikerjakan untuk logo, kami juga memikirkan bagaimana nama perusahaan akan terwakili melalui logotype tersebut, tentu akan melibatkan beberapa pilihan font yang ada. Begitu tipografi yang sudah sesuai dengan Merek, akan di eksplor lagi agar terlihat berdampingan dengan simbol logo. Setelah itu baru memilih palet warna yang akan diintegrasikan ke dalam desain.

5. Presentasi ke Klien

Pada tahap ini, konsep logo yang terbaik akan dituangkan dalam bentuk dokumen presentasi. Kami akan menunjukkan bagaimana logo terlihat pada berbagai warna latar belakang, pada skala yang berbeda dan beberapa mockups logo, atau rendering desain lainnya. Ini membantu klien memvisualisasikan logo mereka secara nyata.

Skema warna alternatif lainnya juga kami presentasikan kepada klien , karna warna sangat subjektif, dan pergeseran warna sederhana bisa membuat style yang berbeda. Kami juga mertimbangan ‘bagaimana’ logo ini bisa bertahan untuk beberapa tahun kedepan, karena kami percaya bahwa logo harus tidak lekang oleh waktu. Presentasi desain logo diekspor ke format PDF agar bisa tampak di layar ataupun dicetak.

6. Saran atau masukan

Kami menyarankan klien untuk meluangkan waktu beberapa hari, untuk melihat feedback konsep yang telah ada. Mungkin bisa dari teman dan keluarga terpercaya, termasuk karyawan yang saat ini yang terlibat dalam usaha mereka. Sekalipun ada beragam pendapat, semuanya dirangkum agar memberikan arahan yang tepat untuk mendapatkan sesuai yang diinginkan.

Kami akan meluangkan waktu untuk mendiskusikan konsep dengan pelanggan agar bisa mengukur feedback nya.
Pembahasan mungkin tidak akan lama, jika klien telah menemukan salah satu konsepnya pilihannya. Ini semua adalah bagian dari proses desain grafis profesional. Perlu diperhatikan juga bahwa skema warna alternatif atau tipografi dapat mengubah ‘tampilan’, namun makna di balik logo jauh lebih sulit untuk dimodifikasi.

7. Pengembangan Konsep

 

Berdasarkan feed back dan diskusi dengan klien, kami akan mengembangkan atau merubah sesuai konsep yang dipilih. Terkadang hanya perubahan kecil pada skema warna, bisa juga merubah dari tata letak yang berbeda, atau tampilan di beberapa tipografi alternatif. Dalam hampir setiap kasus, satu konsep akan cukup untuk klien, namun terkadang kami harus membuat lebih banyak konsep agar klien mempunyai banyak pertimbangan.

8. Desain logo Selesai


Sesuai dengan konsep presentasi, dan tahap ini ada pilihan mockup, stationery atau business cards.

9. Pengiriman file master

Semuanya file dalam bentuk vektor dan bisa diekspor ke format yang dibutuhkan. File standar terdiri dari: .AI / .CDR (untuk pengeditan kemudian hari jika diinginkan), .EPS / .PDF (untuk pencetakan), .JPEG (untuk melihat hasil) dan .PNG (dengan latar belakang transparan untuk penggunaan website). Kemudian kami akan membuat backup file ZIP ke Dropbox , yang memungkinkan klien untuk mendownload kembali jika suatu saat file nya hilang.

Dengan melakukan proses yang terstuktur diharapkan tidak akan membuang waktu dan tenaga.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *